Wahai Saudara-Saudariku, AGAMA ITU NASEHAT

oleh : Al-faqir ilallah Abu Abdillah Fadhil Muhammad Al-Husainy Al-Maidany (*)
~semoga Allah menjaganya~

Bismillahirrahmanirrahiym…

Segala pujian hanya milik Allah,saya memujiNya dengan pujian yang banyak, baik dan berberkah sesuai yang di ridhoi olehNya.

Saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang diibadahi kecuali Allah saja tanpa ada sekutu bagiNya dan saya bersaksi bahwa Muhammad seorang hamba dan rasulNya

Di zaman yang malapetaka telah merata tersebar keburukanya tidak ada ada yang selamat darinya kecuali orang yang dirahmati Allah.

Terpulang dari hal ini wahai saudaraku yang aku cintai, meraih kebaikan yang aku senangi untuk diriku dan kalian, maka marilah kita simak hadist yang di riwayatkan oleh Tamim Addariy:

عن ابي رقية تميم بن اوس الداري رضي الله عنه ان البي صلي الله عليه وسلم قال (( الدين النصيحة)) قلنا : لمن ؟ قال : (( لله ولكتابه ولرسوله ولائمة المسلمين وعامتهم)) ~ رواه مسلم

Artinya : dari Abi Ruqayyah Tamiym ibn Ausin Addaariy RadiyAllahuanhu sesungguhnya Nabi bersabda : “agama itu nasehat “ kami berkata : kepada siapa ? Rasulullah bersabda : kepada Allah,dan kitabNya, dan RasulNya, dan pengatur kaum muslimiyn dan umumnya kaum muslimiyn

Makna annasihah adalah : alkhuluus (yang murni) dikatakan juga sesuatu yang baik artinya : murni dari yang menipu seperti ungkapan madu murni artinya madu yang asli tidak tercampur sesuatupun yang jelek yang merusak kemurniannya.

Begitulah Diynul Islam sesungguhnya dia murni dari segala kebatilan, penipuan, kepalsuan, dan penghianatan.
Agama Islam adalah agama yang murni dari segala kejelekan karena demikian itu seharusnya seorang muslim berhias zhohir dan bathinnya dengan annasiyhah dan selamat dari kerusakan akhlaq yang jelek, khianat, durhaka.dan selain demikian itu.

Adapun pemalsuan, penipuan, makar, atau penampilan dzohir menyelisihi keadaan hatinya (seperti orang munafik yang menampilkan keIslaman menyimpan kekufuran dalam hatinya) maka ini tidak masuk bagian dari agama Islam.adapun Rasulullah sallallahu’alayhi wa ‘ala aalihi wassalaam membatasi agama dengan berbuat baik, dan membatasi sesuatu menunjukkan bahwa selain itu tidak termasuk bagiannya.

Sahabat Radiyalluhu’anhu bertanya: kepada siapa annasihah itu dilakukan? Rasulullah menjawab kepada

1. ALLAH yaitu dengan menyembahnya dengan sebenar benar penyembahan,beriman dengan keimanan yang sempurna,murni hanya untuk Allah saja.

Merealisasikan kalimat attauhiyd لا اله الا الله dengan mengamalkan hal yang ditunjukkan kalimat tersebut,banyak ulama yang telah menulis kitab tentang haq-haq ALLAH dan kewajiban hamba kepada rabnya dan karena hal itulah jin dan manusia diciptakan,yaitu untuk beribadah kepadaNya, WAHAI SAUDARAKU pelajarilah tauhiyd karena dengannya kalian akan tahu mendatangkan haq ALLAH dan menunaikan kewajiban kalian kepadaNya.

Siapa saja yang luput dari mempelajarinya maka luputlah haq-haq ALLAH darinya dan hal-hal yang menyempurnakan keimanannya,seseorang yang mengucapkan laa ilaha illallah bermilyar milyar kali tapi tidak beramal dengan hal yang di tunjukkan oleh kalimat tersebut maka dia adalah MUNAFIQ.

Annasihah pada Allah dengan bertauhiyd mendatangkan kebaikan untuk hamba itu sendiri,jika dia menentang maka KUFUR yang kekufurannya tidak mengurangi apapun kepada ALLAH,dan jika dia menyimpan kekufuran dalam hatinya maka MUNAFIQ karena dia telah menipu kepada Allah dan orang-orang yang beriman berakibat siksa yang lebih pedih daripada siksa orang-orang yang kafir.

2. KITABNYA yaitu AL QUR’AN beriman dengannya bahwa alqur’an kalamullah,membenarkannya, mempelajarinya, memperbanyak membacanya dengan memahami maknanya dan tafsirnya.

Mengamalkan apa yang terdapat di dalamnya baik perintah maupun larangan, dan berhukum dengannya.

Jika terlewatkan hal ini maka tidaklah dia seseorang yang berbuat baik pada kitabNya dan apa mungkin seseorang bisa berbuat baik pada kitab Allah tanpa MEMPELAJARINYA ???.

3. RASULULLAH yaitu dengan bersyahadat bahwa Muhammad itu utusan Allah dengan persaksian yang benar dan yakin dengan lisan dan hatinya,hanya mengikutinya tidak kepada selainnya berdasarkan firman Allah :

“لقد كان لكم فى رسول الله اشوة حسنة لمن كان يرجوا الله واليوم الاخر وذكر الله كثيرا”
Artinya : niscaya sungguh telah ada pada Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu(yaitu)bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.( QS al ahzab 21 )

Mematuhi perintahnya dan menjauhi serta mencegah larangannya, membela sunnahnya menjauhi berdusta atas namanya.
Mencintai Allah mengalahkan pada segala sesuatu apapun, mencintai Rasulullah mengalahkan semua mahluk Allah.
Meyakini segala yang datang dari Rasulullah adalah wahyu seperti alqur’an berdasarkan firman Allah :

وما ينطق عن الهوى ان هو الا وحي يوحى
Artinya : dan tiadalah yang di ucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya.ucapannya itu adalah wahyu yang di wahyukan kepadanya .

Syaikh Abdurrahman Assa’diy berkata ini dalil yang menunjukkan bahwa hadist Rasululllah adalah wahyu berdasarkan firman Allah : dan telah menurunkan Allah atas engkau Muhammad alkitab(alqur’an)dan alhikmah(hadist).

Dan wajiblah menghormati hadist-hadist Nabi yang shohih dan berhukum dengannya bertanya tentangnya kepada ulama.
Jika tidak dilakukan maka dia tergolong orang yang melakukan penipuan kepada sunnnah Rasulillah.

4. PARA IMAM KAUM MUSLIMIYN mereka adalah umara’ dan ulama. Annasihah dengan umara’(yang muslim) adalah mendengar dan patuh kepada perintah mereka yang isi perintah tersebut tidak ma’siyat kepada Allah dan RasulNya.

Jika perintahnya bermaksiyat kepada Allah dan RasulNya maka jangan di taati tetapi tidak melakukan pemberontakan atau makar kepada mereka, tetap bersabar dan mendoakan mereka agar Allah memperbaiki keadaaan mereka sehingga baiknya mereka mendatangkan kebaikan kepada orang yang berada di bawah kekuasaannya.

Banyak keterangan bagaimana berbuat baik kepada mereka yang di tuntun oleh syar’i.PELAJARILAH……

5. DAN UMUMNYA KAUM MUSLIMIYN. Adapun annasihah kepada kaum muslimiyn adalah dengan bersikap jujur dalam pergaulan dengan mereka, adapun yang menipu muslim dalam jual beli atau pergaulan maka sunggguh dia menghianatinya dan tidak berbuat baik padanya. Rasululllah bersabda :

من غشنا فليسا منا ” ”
Artinya : barang siapa yang menipu kami(muslim)maka tidak termasuk golongan kami.

Demikian juga termasuk annasihah kepada umumnya kaum muslimiyn adalah mengajak mereka kepada Allah.
Mengajak mereka mengisi kekosongan yang berada pada diri mereka dari kebaikan-kebaikan,memberi tahukan ketidaktahuan mereka terhadap perkara-perkara agama mereka.

Dan banyak lagi hal-hal yang diterangkan termasuk berbuat baik kepada umumnya kaum muslimiyn yang di terangkan oleh syariat.

SAUDARAKU untuk mengetahui kemurnian agama Islam yang berujung kepada kebahagian kehidupan di dunia dan akhirat seseorang harus mempelajarinya, mengamalkanya, menda’wahkanya, dan sabar terus menerus terhadapnya sampai akhir hayatnya.

SAUDARAKU dalam tulisan yang jauh dari kesempurnaan ini CAMKANLAH !!!!!!!!!! TAK ADA MUSIBAH YANG LEBIH BESAR DALAM KEHIDUPAN INI DARIPADA KEBODOHAN YANG KARENANYA HIDUP MENJADI HINA, TERLEBIH DI AKHIRAT, ENGKAU DI HADAPKAN PADA PENGADILAN YANG TIDAK ADA JALAN SELAMAT KECUALI ORANG YANG DATANG DENGAN HATI YANG SELAMAT DARI KESYIRIKAN DAN MAKSIYAT.

SUMBER: darulatsar.com

Keterangan (*): penulis adalah Thulab (murid) dari Asy-Syaikh Yahya Bin Utsman Al-Mudarris ~hafizhahullah~ di Makkah Al-Mukaromah, Beliau Asy-Syaikh Yahya ~hafizhahullah~ adalah salah seorang ‘Ulama di kalangan Ahlussunnah yang memberikan pengajaran berbagai cabang ilmu syar’i di Masjidil Harom. Alhamdulillah sekarang Ustadz Abu Abdillah Fadhil Muhammad Al-Husainy Al-Maidany sudah bermukim di kota Medan untuk mengajarkan ilmu yang ada pada beliau kepada kaum muslimin setiap hari ba’da sholat isya’ di Masjid Al-Masawwa (Masjid Arab) Jln.Temenggung -belakang apotik kimia farma jln.palang merah- Medan, untuk mengetahui info materi pelajaran & jadwal Majelis beliau silahkan hubung Contact Person-nya: Akhuna Ahmad 081361160503 (SMS !)

Tentang Admin

ALAMAT ADMIN : Jln. Letjend. Jamin Ginting KM.8 Gg.Gembira Bawah (Padang Bulan) Kwala Bekala - Medan Johor. Medan-Sumatera Utara e-mail : abujundi5medan@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di Artikel Islam, Nasehat, Sunnah VS Bid'ah dan tag , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.