LIPUTAN KHUSUS -2 : Gemuruh Lembah Dammaj + Video Eksklusif –update– (Perang Syi’ah Rofidhoh Terhadap Sunni Salafiyyin di Yaman)


بسم الله الرحمن الرحيم

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنِيرٍ سَمِعَ أَبَا النَّضْرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رِبَاطُ يَوْمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا وَمَوْضِعُ سَوْطِ أَحَدِكُمْ مِنْ الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا وَالرَّوْحَةُ يَرُوحُهَا الْعَبْدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ الْغَدْوَةُ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا

Telah bercerita kepada kami ‘Abdullah bin Munir dia mendengar Abu An-Nadhar telah bercerita kepada kami ‘Abdur Rahman bin ‘Abdullah bin Dinar dari Abu Hazim dari Sahal bin Sa’ad As-Sa’idiy radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “ Ribath (bersiap siaga) satu hari di jalan Allah lebih baik dari dunia dan apa saja yang ada diatasnya dan tempat cambuk seorang dari kalian di surga lebih baik dari pada dunia dan apa saja yang ada diatasnya dan berangkat pada awal hari (pagi) atau berangkat pada akhir hari (siang) untuk berperang di jalan Allah lebih baik dari pada dunia dan apa saja yang ada diatasnya “. (HR.Bukhori/2678)

P E R H A T I A N :
Kepada semua yang membaca berita ini, jika ingin disebar luaskan HARAP MENCANTUMKAN SUMBERNYA DAN SEMUA BERITA YANG ANDA BACA – TANPA MENGURANGI / MENAMBAH BERITA !! Jangan mencari ‘keuntungan’ dan atau menyembunyikan sesuatu untuk mengelabui kaum muslimin dari berita-berita perang Ahlussunnah di dammaj, dengan memutus/merubah berita dan keterangan tambahan yang tertera disini. Semoga Alloh membalas niat kalian.

W A S P A D A !!!
Sebagaimana yang sering kami sampaikan bahwa mengambil berita/sanad hanya boleh diterima dari kalangan Ahlussunnah, terutama dari Ahlu Dammaj yang menjadi rujukan berita.
Kini banyak berjamur Situs/Blog-blog gratisan dari kalangan Sururiyyun, Hizbiyyun dan antek-anteknya yang “menjual” berita jihad di Dammaj, dan kami telah temukan ada yang menyisipkan pesan kebathilan berupa iklan,polling demokrasi, photo & gambar-gambar bernyawa, berbagai syubuhat untuk memperlaris dagangan kebathilan mereka, belum lagi mengubah (menambah/mengurangi) berita yang tidak ada pada sumbernya, bahkan menyembunyikan nasehat yang seharusnya ditampilkan untuk diketahui oleh kaum muslimin yang ada pada sumber berita. Update berita dari Aloloom.net yang kami rekomendasikan terjemahan berbahasa Indonesia hanya disini– Bahasa Inggris disini atau disini dan berbahasa Arab disini

Karena banyaknya yang ingin membantu mengumpulkan hartanya untuk Salafiyyun di DAMMAJ, dan dikuatirkan tanpa adanya referensi dari orang-orang yang Amanah, maka kepada siapapun yang ingin membantu Darul Hadits Dammaj di YAMAN, bisa langsung menghubungi No.Telp 00967 – 777600555 / 733900555 / 777100673
Informasi lengkap bagaimana penyaluran dana bisa klik disini

Catatan: Pengiriman bantuan melalui bank / koperasi dilakukan lantaran informasi yang kami dapat dari beberapa ikhwah tanah air, Western Union / Wesel Pos di wilayah Sho’dah tidak bisa dicairkan (ter-blok) dengan alasan dananya terlalu banyak yang dikirim, sementara dana yang tersedia tidak sebanyak permintaan -wallohu a’lam- dan ikhwah kita di Darul Hadits Dammaj tidak bisa mendapatkan bantuan dari kaum muslimin yang sudah mengeluarkan hartanya, akhirnya uangnya ada yang kembali kepada sipengirim. -wallohu a’lam-

Dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya “…Ana tadi sudah ketemu dengan kepala Western Union setempat dan bilang mereka sudah siap terima kiriman” – Ahad, 15 Muharram 1433H

Langsung dari Darul Hadits Dammaj,Yaman berkata -saudara kami yang mulia- Abu Fairuz dan ikhwah al-Indunisiy yang lainnya -semoga Alloh menjaga mereka semua- “

Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Ayyub (ngawi) dari Fuad (Dammaj) demikian pula dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Yusuf (dammaj) berkata ” Mayat Adam (Ambon, Indonesia) sudah ditemukan, ada orang Arob baru MIMPI ketemu Adam, dia diajak adam ke rumah istrinya adam, ketika sampai dirumah istrinya adam, di lihatlah rumah itu sangat luas indah dan besar. Ketika diajak masuk kerumah itu, dia terbangun dari tidurnya (padahal Adam masih belum menikah masih bujang) -dari Abu Yusuf- ” -selesai-

Fuad bermimpi ketemu Amin (Ambon,Indonesia) dan berkata “Yaa Amin, kata orang-orang antum tertembak , terjatuh, dan terbunuh..!?”..berkata Amin ” Ana tidak apa-apa, ana sehat saja.. ” jangan engkau anggap orang yang terbunuh dalam jihad fii sabilillah mati, tapi justru mereka hidup diberi rizki oleh Alloh” -selesai- pada 14 Muharram 1433H

Alhamdulillah para pejuang Ahlussunnah dari Darul Hadits Dammaj, telah dikubur hari ini tanpa disholati dan tanpa dikafani untuk mereka yang gugur di Medan Jihad yang Syar’i. Berikut ini ke-24 saudara-saudara kita dari kalangan AHLUSSUNNAH yang wafat di Gn.Al-Barroqoh pada pertempuran Tanggal 11-12 Muharram 1433H -semoga Alloh merahmati mereka dan menganugerahkan syahadah- Amiin.


1 – Musa (Rusia). 2 – Kamal (Rusia). 3 – Hamza (Senegal). 4 – Abdul Hakim (Perancis). 5 – Maqsum (Rusia). 6 – Yazid (Aljazair). 7 – Adam (Indonesia). 8 – Ahmad (Libya). 9 – Hisyam (Al-Hadrami). 10 – Mourad (Aljazair) 11 – Toha (Libya). 12 – ‘Adil (Pakistan). 13 – Abdul Ghoni (Aljazair). 14 – Muhammad Syaban (al-Wadi’y). 15 – Mubarok (Libya).
16 – Muhammad Amin (Indonesia). 17 – Salim (ar-Roymi). 18 – Hasan (Aljazair).
19- Musa (الشاعث )
20- Sa’ad (asy-Mury,Yaman)
21 – Adnan (at-Ta’izy,Yaman).
22 – Muhammad (القرماني)
23 – Hassan (ar-Rozihy,Yaman)
24 – Mu’adz (at-Ta’izy,Yaman)


Download disini daftar thullab yang gugur pada 1 Muharram 1433H


Senin, 13 Rabi’ul Awwal 1433H | 17:53 wib

Dari Ahmad Ibrohim (Semarang) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” (kemarin ahad) sejak maghrib sampai kini rofidhoh serang ikhwah di hajur, 13 ikhwah gugur (menjeput syahadah). rofidhoh lebih banyak (mati), syaikh Abdul Hamid Hajuri minta do’a untuk mereka. Qunut sempat berhenti sehari semalam, lalu ancaman-ancaman rofidhoh, lalu mulai qunut lagi, setelah perampokan besar terakhir terhadap truk kami, syaikh Yahya dan Syaikh Ahmad lebih keras qunutnya. Kemarin mereka rampok truk kami di thoriq sufyan, rugi besar. Tadi Syaikh Yahya bilang pada kami semua bahwa upaya rofidhoh rebut wilayah-wilayah di hajur gagal. 70 dari mereka mati.” -selesai-

Jum’at, 11 Rabiul Awwal 1433H | 12:20 wib

Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata “..kemarin di kitaf perang, 1 akhi gugur, rofidhoh dengan 3 mobil dilarikan ke rumah sakit sho’dah, entah luka/mati. Sekarang di Gunung Mudawwar, rofidhoh pasan tulisan besar ” Labbaika Ya Rosululloh “..Syaikh Yahya saat dibekam oleh al-Akh Utsman bilang bahwa ada rofidhoh telpon beliau (berkata) “kami akan serang kalian selama 48 jam”. Intimidasi biasa, barang bisa masuk (dammaj), 4 mobil dari son’a mau ke dammaj dihadang rofidhoh dan bilang “kami harus periksa kalian” ikhwah jawab ” kami tak periksa kalian, maka kalian jangan periksa kami, jika kalian memaksa maka kita perang”. Maka rofidhoh bubar dan biarkan 4 mobil itu sampai ke dammaj. Alhamdulillah” -selesai-

Jum’at , 26 Safar 1433H | 07:41 wib

Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata “..hari ini (kemarin, kamis 25 shafar ;ed) perang besar di kitaf dengan senjata-senjata jarak jauh. 1 (satu) al-Akh gugur, dari pihak rofidhoh belum diketahui ” -selesai-

Rabu (Malam Kamis) , 25 Safar 1433H | 18:14 wib

Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata “..rofidhoh tambah kurang ajar, di sho’dah kantor transfer uang “aidarus” ditutup paksa dan seorang pegawainya dipukuli karena melayani transfer uang ke dammaj, mobil-mobil yang mengantar barang dagangan ke dammaj diperiksa dengan ketat, sebagiannya boleh jalan, sebagiannya ditolak. Di jalur sufyan rombongan besar yang membawa bantuan pangan dam sebagainya untuk dammaj dari seorang saudagar (kaya) dirampok rofidhoh. Di ‘Ahim kemarin perang , 60 rofidhoh mati, beberapa muslim luka.” -selesai-

Sabtu (Malam Ahad) , 21 Safar 1433H | 21:37 wib

Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata “Tadi malam 2 mobil rofidhoh serang posisi ikhwah di kitaf, terjadi baku tembak 1.5 jam, 1 akh luka,sementara 2 mobil tadi lari penuh dengan mayat dan orang luka” -selesai-

Sabtu , 20 Safar 1433H | 04:33 wib

Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Alloh tahu kami ahlussunnah cinta Ilmu, kebenaran dan kedamaian. Kami ingin belajar dengan tenang sebagai warganegara yang baik, tapi pemberontak rofidhoh terus meneror orang yang mau (masuk) ke dammaj. Di kitaf rofidhoh bertekad dirikan NEGARA, dan kaum muslimin bertekad HALANGI. Perang besar hari ini (kemarin) muslimin 4 gugur -rahimahulloh-, 7 mobil lari ke sho’dah penuh mayat rofidhoh. di hajur rofidhoh ingin kuasai wilayah itu hingga pelabuhan midi agar bantuan dari IRAN bisa masuk dengan cepat. Hari ini muslimin terus hantam mereka di hajur, 4 muslimin gugur -rahimahulloh-, mayat-mayat rofidhoh banyak dan belum bisa diambil. Syaikh Yahya terus hubungi kedua front tersebut (di Hajur dan Kitaf) lalu bercerita kepada thullab. Berita ini juga (sama) ana dapat dari Ahmad as-Samidi..dll” -selesai-

Jum’at , 19 Safar 1433H | 11:12 wib

Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata “kabar dari hajur untuk perang kemarin, 5 (lima) ikhwah gugur -rahimahulloh-, 24 rofidho mati, ahroqohumullohu binnar. Ana tanya syaikh yahya tentang thullab yang bilang “sudah tidak ada jihad di dammaj, mari ke kitaf”, beliau jawab “hendaknya mereka tetap disini (dammaj), disini masih ada ribath” -selesai-, memang kondisi sho’dah masih rawan, dan rofidhoh sewaktu-waktu bisa kembali. Sebelumnya Syaikh Yahya bilang “kita penuhi kebutuhan-kebutuhan kita dulu, jika telah cukup, dan mereka mau menyerang lagi, (maka) kita sambut.”-selesai-. Ana juga tanya tentang jihad melalui media massa untuk bongkar kejahatan rofidhoh di dammaj dan penghianatan mereka terhadap kesepakatan di dammaj,secara rinci. Syaikh Yahya jawab “tidak apa-apa jelaskan itu secara rinci bahwa merekalah yang menyerang dan mendzholimi kita” -selesai-.

01:00 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “rofidhoh memancing kekacauan, mereka memasang BOM-bom waktu di sho’dah hingga meledak, lalu buat selebaran yang menyudutkan ahlul dammaj dan tuduh kami langgar perjanjian, dan mereka cari-cari pembenaran untuk datang lagi (ke dammaj; ed). Pemeriksaan di sho’dah cukup ketat ” -selesai-

Kamis (Malam Jum’at) , 19 Safar 1433H | 18:46 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” JazakAllohu khoyro, semoga Alloh muliakan pemerintah tanah air kita, mengokohkan kekuasaannya dan membimbingnya. Perang di hajur hari ini 2 (dua) ikhwah gugur, di kitaf 1 (satu) terluka, beberapa masyayikh qobilah sho’dah mulai bangkit dan berangkat ke kitaf. Allohummanshurhum..Allohumma a’inhum..Allohumma ahlik a’daahum ” -selesai-

Kamis, 18 Safar 1433H | 16:08 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “adalah Abu Malik Ali al-Baiti (dari ahlu baiti Nabi -shallallahu ‘alayhi wa sallam-), beliau adalah da’i mustafid tua dari Lahj, kepala Maktabah ‘Ammah Darul Hadits Dammaj. Beliau -semoga Alloh menjaganya- termasuk yang semangati ana berjihad lewat media massa. Beliau bercerita bahwa 2 hari yang lalu (Selasa, 16 Shafar 1433H ;ed) al-Akh Ahmad ar-Roimi dicegat rofidhi di jalur sufyan. rofidhi bilang ” he!, cukur jenggot kamu..” maka beliau jawab dengan lantang “cukurlah jenggotku di al-Barroqoh..!!”. Maka rofidhi itu terdiam..” -sebagian nukilan tidak kami tampilkan-

04:32 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “Sore tadi syaikh Yahya cerita pada kami bahwa terjadi perang sengit di hajur (nama sebuah tempat ;ed) antara muslimin dan rofidhoh. Juga cerita bahwa masyaikh kabilah-kabilah tihamam mulai bangkit perangi rofidhoh, juga menyemangati kabilah-kabilah sho’dah yang terkungkung ketakutan kerena bertahun-tahun dijajah rofidhoh. Beliau -semoga Alloh menjaganya- juga menukil berita tentang banyaknya rofidhoh yang mati di kitaf, dan tekad para ikhwah pasukan wailah habisi rofidhoh sampai gunung marron (sho’dah) “- selesai-

Rabu (Malam Kamis), 18 Safar 1433H | 18:19 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “Berita dari Kitaf: Hari-hari ini Rafidhoh tidak menyerang besar-besaran hanya menembak dari jarak jauh. Seorang ikhwan wafat -rohimahullah-.” -selesai-

Rabu, 17 Safar 1433H | 03:00 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” Hari ini (malam rabu) Syaikh Yahya mengingatkan para thullab untuk jangan tertipu ucapan-ucapan lewat telpon “kalian sudah menang”. Musuh masih banyak dan bertebaran dimana-mana. Pos-pos mereka (syiah) juga masih banyak di jalan-jalan. Barusan Akh Akrom al-Ghoitsi, tholib yang jadi narasumber berita di Dammaj untuk salah satu stasiun TV Yaman -lewat telpon- bilang bahwa kita sebenarnya masih terkurung walau zonanya agak luas. Musuh masih bertebaran tidak jauh dari Dammaj dan mempersulit orang yang mau (masuk) ke dammaj. Akh Shodiq al-Baiti cerita bahwa hari ini rombongan al-Akh AHmad al-Hadhromi yang mau pergi ke Dammaj dicegat rofidhoh di jalur sufyan, mereka di intrograsi di Pos tersebut, saat menjawab “mau ke dammaj”, hampir mereka di keroyok para pemuda rofidhoh, tapi akhirnya dibebaskan ketua pos tersebut. Saat mobil sudah dekati Dammaj, dihadang lagi di pos rofidhoh dan dicatat (macam-macam) sehingga mengganggu kelancaran dan ketenangan. Ini persis diawal-awal pengepungan bulan dzulqo’dah 1432H. Alhamdulillah Alloh selalu jaga kami ” -selesai-

Selasa, 16 Safar 1433H | 07:19 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” rofidhoh menyerang markas tentara di kitaf dengan ganas, disambut dengan berani oleh gabungan tentara pemerintahan dan pasukan ikhwah. Sebagian ikhwah melambung lewat jalur rahasia hingga bisa mengepung rofidhoh. 2 (dua) ikhwah terluka, 40-50 rofidhoh mati. Malam ini (semalam ;ed) sesuai permintaan syaikh Robi’ -semoga Alloh menjaganya-, syaikh Yahya -semoga Alloh menjaganya- menyediakan waktu ba’dal maghrib untuk Syaikh Robi’ muhadhoroh (telelink ± 25 menit ;ed) tentang keutamaan ilmu dan harapan bahwa muhadhoroh ini sarana untuk menyatukan hati. Diakhir kata Syaikh Robi’ minta Syaikh yahya berkunjung ke Saudi dan mengajar dimajelisnya Syaik Robi’ ” – selesai-

Senin, 15 Safar 1433H | 03:46 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “berita dari kitaf, pemberontak rofidhoh bergerak untuk merebut salah satu markas tentanra pemerintahan, terbaca oleh pasukan kaum muslimin dan didahului masuk markas. Para tentara menyambut baik (pasukan) muslimin dan menyerahkan TANK dan MORTIR pada mereka, lalu dipakai untuk perangi rofidhoh” -selesai-

Malam Ahad, 14 Safar 1433H | 22:26 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “..sementara perang sengit di kitaf, 3 ikhwah gugur (menjemput syahadah), beberapa luka-luka, yang MATI dari pemberontak rofidhoh tak terhitung. Gas Elpiji di sho’dah menghilang sementara, harga gas di Dammaj mulai naik lagi. Alhamdulillah kami terus-menerus dalam limpahan nikmat Alloh” -selesai-

Sabtu, 13 Safar 1433H | 08:04 wib

Berkata Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Syaikh Yahya dalam muhadhoroh kemarin memberika faedah tentang keutamaan ilmu dan ujian-ujian dalam menuntut ilmu, dan kita diserang bukan karena kursi dan kekayaan duniawi tapi karena ilmu yang kita dakwahkan. Pembeliaan kita terhadap dakwah ini adalah jihad, para ikhwah tinggalkan keluarganya demi berjihad bela saudara-saudara mereka, sebagian dari mereka punya pekerjaan dengna gaji besar. Mereka tinggalkan itu semua demi jihad ini,tanpa gaji dengan pemerintah dan dari siapapun. Mereka hanya cari pahala jihad dari Alloh, bahkan mencari syahadah. Sampai di kitaf bukannya tinggal di hotel, tapi di matras (pos jaga), ada yang gali lubang perlindungan lalu duduk siaga disitu ditemani panasnya siang dan dinginnya malam. Kami rindu mereka dan mereka juga rindu pada kami. rofidhoh telah menipu banyak orang, pada salah satu pertempuran di kitaf para ikhwah berhasil bunuh banyak rofidhoh, saat mayat-mayat mereka diperiksa ternyata ada anak-anak yang ikut terbunuh, dia bawa ponsel, lalu ponsel itu diangkat oleh seorang ikhwah, dan ternyata berdering. Saat dibuka ternyata ada suara ibu-ibu, ikhwah ini bertanya “ada apa bu..?” si ibu menjawab “ini adalah ponsel anakku, dimana dia ?” ikhwah tadi menjawab ” Anak ibu telah terbunuh bersama para hawatsah” ternyata ibu itu menjawab ” Semoga Alloh membinasakan hawatsah, semoga Alloh hancurkan mereka, aku telah larang anakku untuk ikut mereka, tapi mereka pengaruhi dia. Semoga Alloh menolong kalian, semoga Alloh menangkan kalian”. rofidhoh di dammaj dan kitaf bertekad sekali untuk ajak kita damai. Komandan ikhwah di kitaf ajukan syarat-syarat yang bagus untuk terjadinya perdamaian, mereka kirimkan lembaran itu padaku (yakni Pemimpin Kaum Muslimin di Dammaj Yahya al-Hajuri ;ed) dan semua tidak menyelisihi al-Qur’an satu huruf-pun. Lalu rofidhoh menampakkan persetujuan, ternyata habis itu rofidhoh justru perkuat matras dan penuhi poin-poin yang mereka sepakati, maka perdamaian gagal. Lalu syaikh Husain Ahmar pergi tinggalkan kitaf dan temui aku hari ini (kemarin, jum’at 12 shafar 1433H, ed), untuk selanjutnya pergi ke Saudi -semoga Alloh balas dia dengan kebaikan atas jasanya- menghentikan pengepungan rofidhoh terhadap dammaj dan memasukkan bahan-bahan makanan dan sebagainya. Tidaklah mensyukuri Alloh orang yang tidak mensyukuri manusia” berkata abu fairuz ” demikian ringkasan muhadhoroh kemarin” wallohu a’lam ” -selesai-

05:01 wib

Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Alhamdulillah kiriman (ke-4) telah ana terima dan mulai ana bagikan dengan bantuan akhuna Harits al-Jabaliy. Kami ucapkan pada muhsini “JAZAKAMULLOHKHOIRO” tidaklah bersyukur pada Alloh orang yang tidak bersyukur pada manusia” -selesai-

Jum’at, 12 Safar 1433H | 19:00 wib

Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Rombongan pengunjung dari berbagai provinsi datang ke Dammaj dan disambut Syaikh Yahya. Kemarin malam Syaikh Yahya ceramah bagus dan ada nasihat yang membikin air mata menetes. Beliau juga mengingatkan bahwa Rofidhoh di Kitaf melanggar janji dan siap-siap perang.” -selesai-

Kamis, 11 Safar 1433H | 9:52 wib

Dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Abdul Qodir al-Udainiy (Bagian Pemberitaan Darul Hadits Dammaj) mengatakan ” rofidhoh di kitaf mengaku siap bayar seluruh kedzholiman mereka pada kaum muslimin dammaj” kata Syaikh Yahya pada pasukan di Wailah yang telah dominasi di kitaf “Jangan kalian lengah ajakan rofidhoh untuk damai. jangan sampai tragedia Ahlu Baqil terulang lagi” beliau mengatakan ” dulu rofidhoh ingin jajah ahlu baqil, maka terjadi perang dashsyat dan rofidhoh terdesar, lalu ajak damai. Ahlu Baqil tertipu dan mau tanda-tangan tentang damai. Saat mereka lengah, rofidhoh hantam mereka tanpa belas kasihan, lalu rofidhoh menghinakan mereka dengan sangat hina, ini sekitar 4 tahun yang lalu (1429H)” demikian syaikh yahya cerita pada kami beberapa kali. Demikian rofidhoh jika dapat kesempatan, sebagaimana kata Imam Syaukani -semoga Alloh merahmatinya- . Sungguh benar kata Syaikhul Islam ” (syiah) rofidhoh adalah kelompok yang paling pendusta di (atas) bumi” Sunggu betul kata Ibnul Mubarok “rofidhoh bukan dari Ummat Muhammad shallallahu alayhi wasallam ” -selesai-

6:11 wib

Dari Hasan (magetan) ” Alhamdulillah, untuk menghindari kejaran wartawan, ternyata para ikhwah kita mendapat perlakuan khusus langsung dari Kemenulu RI, mereka langsung diinapkan di Hotel *****, sedangkan Al-Akh Abdul Hady sudah dibawa di R.S Polri Kramat Jati. Semua biaya ditanggung penuh oleh pemerintah, hatta operasi dan pengobatan Abdul Hady ..” -selesai-

Berkata Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Hasbunallohuwani’malwakiil, dulu Imam Ahmad -rahimahulloh- Fudhoil bin ‘Iyadh dan jumhur salaf berusaha memperjarang hubungan langsung dengan penguasa. Kita Ahlussunnah meyakini wajibnya memuliakan penguasa, taat dan membantu mereka dalam kebaikan, tapi kami kuatir akan tertimpa fitnah yang kami tidak sanggup memilikulnya jika sering dekat-dekat dengan mereka, Allohumma sallim sallim…” -selesai- pada 10 safar 1433H

Rabu, 10 Safar 1433H | 15:25 wib

Telah mengabarkan kami dari Abu Hazim (magetan) dan Abu Ayyub (ngawi) dari Muhammad Limbory (dammaj) berkata “Alhamdulillah mujahidin kita sekarang sedang bangun markiz ilmu ahlissunnah di daerah wailah yang diberi dukungan oleh Imam Darul Hadits Dammaj Syaikhuna an-Nashihul Amin Yahya, dimarkiz baru tersebut diasuh oleh murid-murid syaikhuna yahya diantaranya; Abu Hatim Sa’id Da’as dan Fathul Qodasi” -selesai-

Selasa (Malam), 10 Safar 1433H | 22:23 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “di kitaf, pasukan muslimin beri rofidhoh 2 pilihan; 1. mereka adalah masyarakat biasa, sehingga tidak boleh sok periksa orang-orang,rampok desa dsb.Maka mereka harus serahkan senjata-senjata berat mereka pada pemerintah. Nanti pasukan muslimin juga begitu. 2. Mereka merasa sebagai pemerintah yang berdaulat, jika begitu mereka harus umumkan berdirinya pemerintahan mereka,dan muslimin akan perangi mereka sampai salah satu pihak habis. Di Dammaj, rofidhoh belum mau bayar ganti rugi kejahatan mereka. Malam ini muhadhoroh syaikh lewat telepon untuk belasan ribu pasukan muslimin di kitaf.Salam”-selesai-

Senin, 8 Safar 1433H | 15:42 wib

Dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya – berkata ” Alhamdulillaah kiriman akhuna Hasan (ke-3) **** telah ana bagi-bagikan ke Mujahidin dengan bantuan al-Akh Harits, semoga kita selamat dalam tanggungjawab dihadapan Alloh. oya kemarin rofidhoh merampok barang dagangan seorang thullab yaman saat mau masuk Dammaj. Kerugian sekitar 90.000 reyal (Rp.4,5 jt). Ini mahal untuk ukuran thalib, semoga Alloh penuhi perut rofidhoh dengan api ” -selesai-

Catatan:
Kami telah menyalurkan harta muhsinin yang ke-4 yang diamanahkan melalui akh Hasan (magetan), insya Alloh PIN yan ke-4 akan keluar besok selasa, dan biasanya kami langsung kirim PIN wesel tersebut ke ikhwah dammaj seperti Abu Fairuz atau Pak Yoyok untuk dapat dicairkan di kantor WU di sho’dah. JazakAllohu khoyron.

Adapun jumlah rincian bantuan tidak dapat kami laporkan sebagaimana kebanyakan manusia baik secara individu atau melalui yayasan dengan ditulis rincian infaq/shodaqoh/bantuan dll, dan ini lebih menjaga niat-niat kita dan mencocoki salaf kami, dan cukuplah Alloh dan kami menjadi saksi.

7 Safar 1433H | 21:14 wib

Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Rofidhoh buat gara-gara lagi. Sore tadi datang buldozer dari arah Nuqu’ mau menguruk parit-parit perlindungan Ahlud Dammaj. Terjadi ketegangan sampai seorang penjaga memberikan tembakan peringatan.” -selesai-

17:10 wib

Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Mulai ada pengkhianatan. Rofidhoh menahan mobil pencari solar utk markiz. Rofidhoh juga datang dan kumpul di Nuqu’. Juga datang ke Wathon. Ini kabar dari Ali Albaiti dkk.” -selesai-

15:43 wib

Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Hari ini Rofidhoh mau merebut markas tentara di Kitaf. Terjadi perang sengit Rofidhoh lawan tentara.” -selesai-

09:40 wib

Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” rafidhoh najis melanggar gencatan senjata di kitaf dan menyerang ikhwah, maka dihantam balik. 1 rofidhoh mati, 1 ikhwah luka ditelapak tangan ” -selesai-

Sabtu, 6 Safar 1433H | 20:12 wib

Dari Hasan (Magetan) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Dammaj tenang dari tembakan. Sholat jama’ah dan durus ‘ammah masih diruang *******. Masih qunut nazilah. Hutsiyyun belum setujui untuk bayar darah yang tertumpah. Yang luka tembak atau ledakan, dari Indonesia tidak ada. Jika terkilir saat jaga/lewati parit perlindungan ada. Yang pulang dan butuh perawatan intensif al-Akh ****** dan dijemput untuk dimuliakan. Tholibil ilmi tsabit. *** -selesai-

10:06 wib

Berkata Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- “Sombongnya rofidhoh ! menggeledahi orang di jalan-jalan, menuntut masyarakat tunduk dan bayar zakat pada mereka. Memang sampai hari ini mereka masih banyak di mudawwar dan shoma’. Tadi malam Syaikh Yahya di dars ‘amm menyemangati thullab untuk jangan pergi dari dammaj meskipun keluarga menuntut, sampai jalan benar-benar aman karena musuh masih dimana-mana. Beliau juga ingatkan akan ke….” -terputus-

Jum’at, 5 Safar 1433H |14:07 wib

Berkata Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Syaikh Yahya masih menunggu tandatangan dari Abdul Malik al-Hutsiy (pimpinan rofidhoh hutsiy) untuk kesepakatan penarikan seluruh pasukannya dari Dammaj. Tapi sepertinya mereka tak ingin pergi dari gunung
shoma’ dan mudawwar selamanya. Kitaf (kattaf) masih perang, kami sedang sibuk renovasi dinding-dinding benteng al-Barroqoh yang rusak…”-selesai-

08:15 wib

Berkata Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Hari ini masih ijtima’ antara Syaikh Yahya dengan Syaikh Husain Ahmar karena rofidhoh ingin langgar kesepakatan. Mereka ingin tetap di mudawwar dan shoma’, dan kami bukan teroris yang gemar ancam stabilitas, bukan pula preman yang suka kekerasan. Kami ini belajar dengan tenang sebagai warga yang taat kepada Negara. Tapi musuh masih ancam keamanan.” -selesai-

Kamis, 4 Safar 1433H | 14:06 wib

Dari Abu Hazim (magetan) dari Amin (Dammaj) ” Alhamdulillah, keadaan semakin membaik, banyaknya bantuan masuk, sembako, uang dll. Jalan sudah dibuka. Rofidhoh ketakutan sekali karena ahlussunnah banyak menyembelih mereka. Mereka bilang ” ..Hajuri mengirim Jin”, karena mereka melihat temannya banyak mati tidak ada luka sama sekali ” -selesai-

01:05 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) berkata “JazakAllohu khoyro, Insya Alloh sabtu (6 safar) besok sekitar 8 (delapan) orang thullab Indonesia akan berangkat ke Shon’a, mereka akan pulang ke Indonesia yang difasilitasi oleh KBRI di shon’a. Insya Alloh gratis sampai rumah, diantaranya: ********. Alhamdulillah dammaj sudah tenang kembali pasca shuluh (perdamaian). Suasana seperti lebaran, semua bisa ceria kembali, toko-toko dan pasar sudah ramai” -selesai-

Berkata Pak Yoyok (dammaj) ” Alhamdulillah semua fulus kemarin dari antum sudah bisa diambil semua dan sedang dibagikan kepada semua thullab indonesia, semoga bermanfaat untuk semua, sampaikan kepada semua muhsinin di Indonesia. JazakAllohukhyrol jazaa’ dan salam untuk mereka..” -selesai-

Berkata Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Syaikh Yahya dalam dars amm bekali-kali nasehati thullab untuk tetap tinggal di dammaj. Saat 1 orang indonesia masuk ke (tempat) syaikh yahya untuk bicarakan kepulangan mereka, syaikh nasehati ” sebaiknya jangan pergi“. Saat 1 orang (lagi) indonesia masuk minta nasehat beliau dan dia bingung pilih apa, syaikh bilang ” terserah kamu!“. berita kepulangan sejumlah thullab indonesia membuat mujahidin yaman terpukul. Bahkan Syaikh Abu ‘Amr al-Hajuri telepon ana semangati ikhwah, ini berlaku untuk yang tidak punya udzur syar’i..”-selesai-

Rabu, 3 Safar 1433H |00:44 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” Di Kitaf kemarin perang sengit, 70-an rofidhoh mati, muslimin terus merambat maju. Hari ini (selasa) disana 1 sunni gugur kena sniper. Di Dammaj lajnah usir rofidhoh dari mashrohah…Wathon dan Nuqu’. Blokade di khoniq masih diupayakan terbuka total. Hari ini datang bantuan pangan dari Mahadzir. Kemarin bantuan dari Bani’, Uwair. inna ma’al usri yusro ” -selesai-

Selasa, 2 Safar 1433H |15:07 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Musuh masih di gunung-gunung Dammaj,belum pergi. Kami tidak tahu makar mereka. Kami masih qunut sampai mereka pergi dari Dammaj, dan sampai Alloh menangkan mujahidin wailah yang masih bertempur di kitaf” -selesai-

09:18 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Alhamdulillah toko-toko telah penuh barang, makanan dan sebagainya. Meski rofidhoh belum pergi dari dammaj. Mereka mundur dari matras baru di al-Barroqoh ke matras awal dekat kaki al-Barroqoh. Belum tenteram” -selesai-

Senin, 1 Safar 1433H | 01:37 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” gencatan senjata sepertinya memang tidak bisa diteruskan karena rofidhoh meski tampak membiarkan -sebagian- mobil lewat untuk jual beli, mereka masih membangun matras di al-Barroqoh, meski mereka telah beberapa kali di ultimatum Syaikh Yahya karena langgar kesepakatan -seperti biasa-. Bahkan hari ini lajnah mau runtuhkan matras-matras masyarakat dammaj. Sehinggga terjadi ketegangan ” -selesai-

INFO: Arsip Video Gemuruh Lembah Dammaj telah kami pindah ke halaman lain, KLIK DI SINI!
INFO: Berita “Gemuruh Lembah Dammaj” Bulan Dzulhijjah 1432H s.d Muharram 1433H telah kami buatkan arsip KLIK DI SINI!

SUMBER sanad berita diambil dari sini

Tentang Admin

ALAMAT ADMIN : Jln. Letjend. Jamin Ginting KM.8 Gg.Gembira Bawah (Padang Bulan) Kwala Bekala - Medan Johor. Medan-Sumatera Utara e-mail : abujundi5medan@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di INFORMASI PENTING!, Realita Ummat, Secret File's, Sunnah VS Bid'ah dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.