BAGAIMANA (sebenarnya) HUKUM TELEVISI ?

Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya: Apa Hukum Televisi ?


Jawab:

Tidak diragukan, bahwa keberadaan televisi dewasa ini hukumnya haram.

Meskipun sebenarnya televisi, demikian juga radio, alat perekam, atau alat semacamnya merupakan bagian-bagian dari nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada hamba-Nya. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ibrahim ayat 34:

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu dapat menghitungnya.”

Sebagaimana kita ketahui, pendengaran, penglihatan ataupun lidah adalah karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai nikmat untuk hamba-hamba-Nya.

Akan tetapi, kebanyakan nikmat ini menjadi adzab atas orang yang memilikinya. Sebab mereka tidak menggunakannya di jalan yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sementara itu, televisi, radio, alat perekam dan sejenisnya dikatakan sebagai nikmat, kapan hal itu terjadi? Jawabnya, pada saat mempunyai nilai manfaat untuk umat.

Televisi dewasa ini, 99 % banyak menayangkan nilai-nilai atau faham-faham kefasikan, perbuatan dosa, nyanyian haram, ataupun perbuatan yang mengumbar hawa nafsu, dan lain-lain sejenisnya. Hanya 1 % tayangan televisi yang dapat diambil manfaatnya.

Jadi kesimpulan hukum televisi itu dilihat dari (isi/materi) penayangan yang dominannya.

Jika telah terdapat Daulah Islamiyah dan dapat menerapkan kurikulum ilmiah yang berfaedah bagi umat, maka berkaitan dengan televisi untuk saat itu; saya tidak hanya mengatakan boleh (jaiz) tetapi wajib hukumnya.

[Dinukil dari Al-Ashalah 10/15 Syawal 1414 H hal. 40, karya Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah]
(www.salafy.or.id)

Dipublikasikan kembali di ISLAMIC ZONE https://thibbalummah.wordpress.com/
Dari sumber: Fatwa-fatwa Kontemporer Ulama Ahlus Sunnah (edisi revisi) oleh Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dan lain-lain. Editor: Muhammad Fathoni dan Abu Hanifah Roni, penerbit: Qaulan Karima, Purwokerto. Hal. 224-225.

Tentang Admin

ALAMAT ADMIN : Jln. Letjend. Jamin Ginting KM.8 Gg.Gembira Bawah (Padang Bulan) Kwala Bekala - Medan Johor. Medan-Sumatera Utara e-mail : abujundi5medan@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di Artikel Islam, Fatawa Ulama, Hukum Syari'at, KONSULTASI Syari'ah, Realita Ummat dan tag , , , , , , . Tandai permalink.