Mengintip Ragam Malpraktek Bekam : WASPADAI & HINDARI !

Di Klender Jakarta Timur, ada seorang akhawat yang lumpuh total selama tiga minggu setelah dihijamah di lutut belakang, menggunakan lancet, karena di samping darah yang keluar, juga keluar cairan sinovial

Di Madiun, ada seorang penghijamah yang menghijamah pasien hepatitis. Seminggu kemudian dia menghijamah anaknya sendiri dengan menggunakan cup yang sebelumnya dipergunakan untuk menghijamah pasien hepatitis tersebut. Dampaknya, anak ikhwan penghijamah tersebut terinveksi hepatitis dan harus opname di rumah sakit.

Di Blora ada seorang ikhwan yang kepalanya terus menengok ke arah kanan dan tidak bisa lagi mengarah lurus ke depan setelah sebulan sebelumnya dihijamah di vertebra pada posisi torakal

Di Semarang juga di Jakarta ada seorang ikhwan yang mengalami bengkak di pipi kanan-kiri selama tiga bulan dan lidah kesemutan setelah dihijamah menggunakan lancet di titik kahil karena posisinya yang terlalu ke atas.

Di Banyumas ada seorang ikhwan penghijamah yang menurunkan name board­ pengobatannya karena takut dampak hijamah yang dilakukannya, karena kaki orang yang dihijamahnya bengkak membesar, kesemutan dan paralysis selama seminggu, karena dia menghijamah pasiennya itu di betis belakang karena kakinya kesakitan disebabkan kadar asam urat yang tinggi.

Di Bekasi ada seorang anak kecil usia sepuluh tahun dihijamah di punggung sebanyak lima belas titik menggunakan silet, karena autis. Tidak ada perubahan dan kesembuhan, justru traumatic akut karena ketakutan dan rasa sakit dihijamah sebanyak itu. Apa pasal? Karena penghijamah memasang tarif Rp. 10.000,- untuk setiap titik.**)

Terlalu banyak pasien hijamah yang kulitnya belang-belonteng (Scar permanent) bekas torehan, karena torehan terlalu dalam hingga ke dermis dan mengenai kelenjar lemak.

Dibawah ini adalah bentuk-bentuk malpraktik hijamah secara umum yang selama ini banyak terjadi di tengah masyarakat kita:

1. Terapis Pria menghijamah pasien wanita yang bukan mahromnya dan sebaliknya, dengan dalih “darurot”

2. Melakukan Terapi Hijamah dengan mencampur adukkan ritual klenik / khurofat / syirik di dalamnya

3. Memberikan janji / jaminan kesembuhan yang muluk-muluk kepada pasien

4. Mengabaikan tempat dan lingkungan hijamah

5. Kurang perhatian terhadap darah hijamah dalam hal perlakuannya (dibuang sembarang hanya dalam kantung plasti, tanpa dimusnahkan dengan dibakar atau dikubur)

6. Keterbatasan penguasaan dasar-dasar patologi dan anatomi tubuh

7. Torehan menggunakan silet cukur biasa bukan dengan Pisau Bedah Steril Sekali Pakai (Bisturi Surgical Blades) *)

8. Torehan menggunakan alat khusus bermata pisau *)

9. Scar (cacat/bekas luka) permanen karena torehan yang terlalu dalam *)

10. Titik hijamah di organ tubuh yang dilarang

11. Titik hijamah yang kurang tepat sasaran

12. Mengabaikan tahapan hijamah

13. Pola sterilisasi medio hijamah

14. Mengabaikan terilisasi alat-alat hijamah

15. Mengabaikan penggunaan alat-alat medis modern (Tensi Meter, Sarung Tangan, Masker, Disinfektan,dll)

16. Mengobati beberapa pasien sekaligus.

Keterangan:
*) : Hijamah / Bekam ada dua Teknik, yaitu dengan teknik Torehan/Sayatan tipis menggunakan pisau bedah berukuran kecil & teknik tusukan menggunakan disposal blood lancet (lanset, adalah menerapkan medis kecil, mirip dengan kecil pisau bedah tetapi dengan pisau bermata ganda atau jarum. Lancets digunakan untuk membuat tusukan untuk mendapatkan spesimen darah kecil, umumnya sekali pakai)
**) : bahkan di beberapa daerah di Indonesia, ada terapis Bekam yang mematok tarif untuk jasa bekamnya Rp. 50.000 per titik (Sibolga-Sumut) & 100.000 per titik (Rantau Prapat-Sumut)

Tentang Admin

ALAMAT ADMIN : Jln. Letjend. Jamin Ginting KM.8 Gg.Gembira Bawah (Padang Bulan) Kwala Bekala - Medan Johor. Medan-Sumatera Utara e-mail : abujundi5medan@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di Artikel Kesehatan, INFORMASI PENTING!, Kesehatan Umum, Pengobatan Nabawi, Terapi Bekam dan tag . Tandai permalink.

5 Balasan ke Mengintip Ragam Malpraktek Bekam : WASPADAI & HINDARI !

  1. apriyani berkata:

    Assalamualaikum.Ana mohon ijin copy,krna sangat bermanfaat.
    abu aliyah

  2. fathimah berkata:

    assalamu’alaikum.izin mengcopy. terima kasih.Fathimah

  3. abah faiq berkata:

    assalamu ‘alaikum wr wb
    saya hari sabtu kemarin bekam, dan alhamdulillah seorang ustad anggota ABI yg bekam…memang pasang tarif, tp itu sesuatu yg wajar dng tarif yg terjangkau jg..usul saya, sebaiknya anggota ABI memiliki standart pelayanan yg sama, termasuk biaya/upah..jangan terlalu mahal kl memang tujuan kita mempublikasikan tatacara pengobatan islami..semoga bekam makin dicintai ummat dan menjadi rujukan utama pengobatan..

    wassalamu alaikum

  4. asdar berkata:

    artikelnya sangat bermanfaat,,,,!!!!!!!!….ijin copy paste akh…barakalloh fikum

  5. Abu bilqis berkata:

    syukron atas nasehatnya.

Komentar ditutup.