BEKAM: Menurut Tinjauan Pengobatan Modern & Penelitian Ilmiah

PENGOBATAN BEKAM: Menurut Tinjauan Pengobatan Modern Dan Penelitian Ilmiah
by: dr.Wadda’ A.Umar

Terapi bekam cukup populer di banyak negara Eropa dan Amerika, di perguruan tinggi-perguruan tinggi dan akademi-akademi yang mengajarkan kurikulum pengobatan alternatif dan pengobatan pelengkap, serta di banyak pusat pengobatan dengan berbagai sarananya. Pengobatan bekam menduduki posisi yang menonjol di antara berbagai sarana pengobatan ini, baik dilihat dari sisi pengajaran maupun praktiknya. Dr. `Abduljawwâd Ash-Shôwî dan beberapa kawan dokternya, pernah melakukan kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi dan pusat pengobatan ini, dan ia melihat sendiri banyak penyakit yang berhasil disembuhkan.

Majalah I`jâz `Ilmî, edisi kelima dan keenam, telah mempublikasikan beberapa laporan tentang kunjungan lapangan ini, khususnya di Amerika Serikat.

Beberapa Hasil Penelitian Ilmiah dan Pemeriksaan Klinis Tentang Bekam:

Sejumlah dokter dan peneliti telah mengadakan pemeriksaan medis terhadap banyak pasien, terutama orang-orang yang menderita berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan metode pengobatan modern yang konvensional. Dr. `Abduljawwâd Ash-Shôwî bersama beberapa kawannya : Dr. Ali Ramadhan (Konsultan Pengobatan Alami di Rumah Sakit Atlet, Kairo), Ust. Dr. Ahmad Abu Yasin (Pakar Pengobatan Bekam), akhirnya diperoleh beberapa hasil kesimpulan terjadinya pemulihan dalam beberapa kasus penyakit.

Beberapa bulan yang lalu, Dr. `Abduljawwâd Ash-Shôwî menghadiri Kongres Internasional tentang Pengobatan Alternatif yang diadakan salah satu rumah sakit militer di wilayah utara Kerajaan Saudi Arabia. Dalam kongres tersebut, Dr. `Ishôm Muqoddam (seorang dokter bedah), menyampaikan sebuah ceramah tentang pengobatan bekam. Ceramah tersebut merupakan hasil penelitian klinis yang mendapat respon positif dari para anggota kongres.

Saya akan mengemukakan beberapa ringkasannya, agar bisa menjadi pengantar sebelum dipublikasikannya beberapa hasil riset lainnya, setelah ini, bila sudah selesai, insyâ’allôh.

Dokter yang melakukan riset ini mengobati 70 pasien yang menderita beberapa kelainan dan penyakit yang bermacam-macam, dengan menggUnakan metode pengobatan bekam.

Para pasien tersebut sebelumnya telah berobat kepada beberapa dokter spesialis dalam berbagai bidang, tetapi metode pengobatan konvensional telah gagal mengobati mereka. Mereka telah melakukan pemeriksaan klinis, laboratorium, penyinaran, dan mikroskop medis sebelum dilakukan terapi.

Para pasien dibagi menjadi tiga kelompok :

1) Kelompok pertama terdiri dari 29 pasien yang menderita sakit karena penyakit-penyakit medis sebagai berikut :
Penyakit – Jumlah – Usia – Jenis Kelamin – Masa Sakit

Sciatica disertai bergesernya tulang rawan pada vertebra lumbalis kelima dan vertebra sacralis pertama 9 30 – 40 9 pria
– wanita Satu bulan hingga dua tahun

Bergesernya tulang rawan di vertebra cervicalis kelima dan keenam disertai nyeri otot 3 35 – 45 3 pria
– wanita 10 hari hingga satu tahun

Infeksi pertama sendi lutut 6 50 – 60 2 pria
4 wanita Satu tahun hingga tiga tahun

Haid kedua yang menimbulkan nyeri 5 30 – 40 – pria
5 wanita 6 bulan – satu tahun

Infeksi tulang-tulang persendian jari besar atau encok 3 40 – 50 3 pria
– wanita 6 bulan – dua tahun

2) Kelompok kedua terdiri dari 32 pasien yang menderita gangguan fungsi yang berbeda-beda, sebagai berikut :
Penyakit – Jumlah – Usia – Jenis Kelamin – Masa Sakit

Pusing sebelah (migrain) 7 25 – 45 5 pria
2 wanita Satu bulan hingga dua tahun

Enuresis 5 10 – 14 5 pria
– wanita 10 hari hingga satu tahun

Haid pertama yang menimbulkan rasa nyeri 4 18 – 23 – pria
4 wanita Satu tahun hingga tiga tahun

Rheumatik dan myositis 8 30 – 40 6 pria
2 wanita

Kecemasan dan depresi 5 30 – 50 2 pria
3 wanita 6 bulan – satu tahun

Sindrom gangguan usus 3 40 – 45 1 pria
2 wanita 6 bulan – dua tahun

3) Kelompok ketiga terdiri dari 9 pasien yang menderita beberapa penyakit yang disertai perubahan patologis, sebagai berikut:
Penyakit – Jumlah – Usia – Jenis Kelamin – Masa Sakit

Penyakit-penyakit dan infeksi sistem pencernaan 3 30 – 40 3 pria
– wanita 5 – 10 tahun tahun

Bisul dan infeksi kulit yang berulang 6 25 – 50 6 pria
– wanita 3 hari – 6 bulan

Demikianlah. Dari tujuh puluh orang pasien, 39 pasian (56%) mengalami penyembuhan yang nyata, 30 orang atau 43% mengalami perbaikan kondisi tingkat sedang, sedangkan yang tidak bereaksi apa pun terhadap bekam hanya 1 orang (1% ) saja, dengan perincian tabel sebagai berikut :
Penyakit -Jumlah Pengobatan dengan bekam saja – Pengobatan dengan bekam dan terapi lain – Tingkat keberhasilan

Rasa nyeri yang ditimbulkan oleh penyakit 29 11 18 15 orang membaik secara menyolok
14 orang membaik saja

Kerusakan fungsi 32 27 5 23 orang membaik secara menyolok
8 orang membaik saja
1 orang gagal

Penyakit-penyakit yang disertai berubahan-perubahan patologis 9 – 9 1 orang membaik secara menyolok
8 membaik saja

Jumlah 70 38%
54% 32%
46% 56% membaik secara menyolok
43% membaik saja
1% gagal

Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam telah memilih bekam di antara sekian banyak metode terapi yang populer di lingkungan beliau, menganjurkannya dan menjalaninya sendiri, seraya melarang penggunaan beberapa metode pengobatan lain. Metode pengobatan yang beliau pilih, beliau anjurkan, dan beliau puji ini, berdasarkan bukti ilmiah ternyata memiliki berbagai manfaat, sebagaimana dikabarkan beliau dalam sabda beliau :

[Khat] 190
“Sesungguhnya, sarana pengobatan yang kalian gunakan, yang paling utama adalah bekam.”
Nabi n telah memberikan gambaran yang terperinci bagi setiap metode pengobatan mengenai perannya dalam penyembuhan. Beliau menjelaskan dalam sejumlah hadits yang diriwayatkan dari beliau n bahwa metode pengobatan ini mengandung penyembuhan. Khasiat penyembuhannya ini didukung oleh berbagai riset ilmiah, dengan dibentuknya puas-pusat pengobatan yang menjalankan terapi bekam dan dengan adanya beberapa fakultas di perguruan tinggi yang mengajarkannya dan memberikan sertifikat mengenainya di sebagian besar negara maju.

Manusia yang telah menyatakan fakta-fakta kebenaran ini sejak empat belas abad yang lalu, padahal ia tidak memiliki peralatan canggih untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan, di tengah lingkungan yang banyak terjadi perilaku keliru dalam pengobatan, tidak mungkin bisa menyatakan demikian, kecuali bila ia memiliki hubungan dengan wahyu ilahi.” Sampai di sini ucapan Dr. `Abduljawwâd Ash-Shôwî.
Allah l berfirman :

[Khat] 190
“Ia tidak berbicara berdasarkan hawa nafsu. Pembicaraannya itu tidak lain merupakan wahyu yang diwahyukan. Ia diajari oleh (Jibrîl) yang sangat kuat.” (An-Najm [53] : 3-5)

Sumber: http://drwadda.blogspot.com/2011/01/pengobatan-bekam-menurut-tinjauan.html

Tentang Admin

ALAMAT ADMIN : Jln. Letjend. Jamin Ginting KM.8 Gg.Gembira Bawah (Padang Bulan) Kwala Bekala - Medan Johor. Medan-Sumatera Utara e-mail : abujundi5medan@gmail.com
Pos ini dipublikasikan di Artikel Islam, Artikel Kesehatan, INFORMASI PENTING!, Kesehatan Umum, Pengobatan Nabawi, Penyakit yang Sembuh dengan Bekam, Terapi Bekam, Tips Islami dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke BEKAM: Menurut Tinjauan Pengobatan Modern & Penelitian Ilmiah

  1. fathimah berkata:

    izin copy…terima kasih.

Komentar ditutup.